Ujung Tanduk

Antara iya dan tidak, antara nyata atau tidak semua rasa ini berkecamuk meninggalkan masa perjuangan, masa susah payah, merintisnya dari nol, dari nol memulainya hingga saat ini, aku berada diujung tanduk, tanduk yang sedari awal aku dambakan, berada di posisi ini tidak mudah, berpindah dari unit kerja ke tempat lain, menyesuaikan kembali, perlahan aku mencobanya, menikmati setiap waktunya hingga aku berjumpa dengan pilihan ini, pilihan yang membuat aku harus memilih, keputusan ini sungguh tak mudah, tak mudah bagiku mengambil keputusan ini.. ku yakin kini engkau menuntunku, menuntun masa depanku yang sedari dulu ku yakini engkau akan memberikan yang terbaik.. bismillah, ku ambil keputusan ini, aku yakin allah bersamaku..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s