Aku dan Waktu

kenapa? kenapa? Kenapa?

Kenapa Semua ini terjadi?

kenapa aku harus mengalah, kenapa harus aku? semampuku bertahan, sekuat hati ini menerima, tapi kenapa setiap langkah ini tak pernah terlihat olehmu..

kenapa kau begitu acuh, membiarkan aku bertahan seorang diri..

kenapa kau diam?

sungguh diam’mu menyurutkan langkah ini, diam’mu memutuskan langkahku, diam’mu menghancurkan benteng yang selama ini aku pertahankan..

mana langkahmu? mana sikapmu? mana bukti dari setiap kata yang kau hembuskan?

dan waktu,,

waktu terus berjalan, menertawakan kita..

menertawakan aku, aku yang berjuang seorang diri dengan bayangan setiap angan uncapan kosongmu..

aku tidak sanggup dikejar waktu, begitu lantang dia menertawakan aku..

begitu dalam ia menggores batin ini..

begitu lemah setiap kali ku ingat waktu terus berlari mengejarku..

dan akhirnya, aku harus mengalah..

mengalah dengan waktu..

mengalah dengan sikapmu..

mengalah dengan keadaan yang terus mendesak’ku untuk bersikap..

YA, INI SIKAP’ku.. Mengalah dengan Waktu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s